Was-Was Belanja Pakaian Online? Baca Ini Dulu, Sisters!

Hai Sisters! Apa ada yang di antara kalian yang belum pernah belanja online? Semakin ke sini, membeli barang secara online mulai menjadi kebiasaan, terutama untuk beli pakaian.

 

Kok percaya dengan para penjual online?

Yakin barangnya asli?

Aman nggak bertransaksi secara online?

 

Sepintas, bagi yang belum pernah belanja online, pasti bertanya-tanya tentang hal ini. Padahal belanja online itu memberi banyak kemudahan lho, Sisters.

Kalau belanja online, kita tinggal klik ini-itu, zoom in dan zoom out gambarnya, check out order, transfer via mobile atau online banking, dan terakhir tinggal duduk manis menunggu kiriman tiba.

 

It's hustle free!

 

Asalkan cermat dalam memilih tempat belanja online, dijamin aman dan nggak bikin kapok. Kalau masih was-was dengan metode belanja satu ini, coba simak tips berikut ini:

 

1. Deskripsi Ukuran dan Bahan

Informasi ini penting sekali ditampilkan penjual pakaian online (online shop, e-commerce, marketplace). Nggak hanya sekadar ukuran S-M-L, 12-14-16, atau 29-30-32 untuk celana tetapi juga deskripsi lingkar dada, lebar bahu, lingkar lengan, lingkar pinggang, dan panjang atasan atau bawahan. 

Beberapa di antara penjual online ini juga memberikan keterangan bahan atau material pakaian. Bahkan ada e-commerce yang memiliki fitur visualizer untuk membandingkan ukuran pakaian yang ditampilkan dengan ukuran yang biasa dipakai.

Jika penjual tidak mencantumkan informasi detail ini, kita harus aktif bertanya, Sisters. Nggak mau kan baju yang diidam-idamkan begitu diterima, ternyata tidak sesuai harapan?

 

2. Beragam Pilihan Pembayaran

Pilihan cara pembayaran tergantung pada kenyamanan kita dalam bertransaksi. Bisa transfer antarbank melalui ATM, mobile banking, phone banking maupun internet banking, atau dengan kartu kredit. Kelebihan kartu kredit, pembayaran otomatis terkonfirmasi sedang via transfer antarbank masih perlu melakukan konfirmasi pembayaran.

Beberapa online shop/e-commerce/marketplace bisa melayani pembayaran di tempat atau Cash on Delivery (COD) sehingga kita leluasa mengecek barang yang dibeli sebelum membayar, Sisters.

 

3. Bisa Return

Saat ini, belum banyak penjual pakaian online yang memberikan fasilitas pengembalian barang yang sudah dibeli. Sebisa mungkin, lakukan transaksi dengan penjual online yang menawarkan return atau penukaran dengan ukuran/model/warna yang berbeda. Lebih bagus lagi bila mereka melayani pengembalian uang. Jika tidak bisa return, ikhlas saja karena ini salah satu risiko membeli barang secara online, Sisters.

 

4. Kemudahan Proses Refund

Ini yang tidak mudah ditemukan di semua online shop/e-commerce/marketplace. Umumnya ada syarat dan ketentuan jika harus terjadi refund atau pengembalian uang atas pembelian produk yang dibatalkan. Biasanya yang diatur adalah syarat pembatalan pembelian dan lama proses refund, misalnya 7-10 hari kerja.

 

5. Banyak Diskon

Diskon merupakan salah satu magnet yang bikin betah belanja online, Sisters. Kadang beli barang secara online, apalagi yang bebas ongkos kirim, jatuhnya lebih murah dibandingkan dengan belanja di toko konvensional.

Info diskon bisa diperoleh melalui berlangganan newsletter dan mengikuti akun media sosial dari online shop/e-commerce/marketplace. Tetapi, kita perlu mencermati diskon musiman, seperti lebaran atau jelang akhir tahun, Sisters. Kadang-kadang ada penjual online nakal yang menaikkan harga asli jauh dari yang sewajarnya sebelum memberikan besaran diskon yang menggiurkan. Teliti sebelum membeli ya, Sisters.

 

Punya pengalaman belanja pakaian online, Sisters? Cerita dong di kolom komentar.

 

Image Courtesy: blog.polipay.co.nz

POST TERKAIT

28 Nov 2016 162 Hits
By Administrator
08 Des 2016 272 Hits
By Administrator
28 Nov 2016 139 Hits
By Administrator